ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤslowly, silently
ㅤㅤㅤㅤnow the moon walks the night

ㅤㅤㅤㅤㅤㅤin her silver shoon.

ㅤㅤ . . . ㅤㅤ the protagonist




ㅤㅤㅤ. . . basic information

⠀⠀⠀⠀
Full nameEun Boreum
Name meaningEun (銀/은): Silver
⠀⠀Boreum (보름): Full Moon
Nick nameBo-reum
Place of BirthSeoul, South Korea
Date of Birth2005, 3rd April
GenderFemale
SexualityHeterosexual
Blood TypeB
NationalityKorean
EthnicityAsian
Zodiac SignAries
Chinese Zodiac SignRooster (Wood Element)

ㅤㅤㅤ. . . miscellaneous

⠀⠀⠀⠀
OccupationHighschool Student
AffiliationGyeonghan Highschool
ClassXI-B
Ring of EcheloneMachermen
ClubAngel's Hand (천사의 손)

back


ㅤㅤㅤ. . . mbti

INTROVERT - Cenderung kurang senang berinteraksi. Mereka umumnya mempunyai sedikit teman dekat dan jarang terlihat berkumpul dengan banyak orang. Mereka juga tergolong pasif dan senang menghabiskan waktu seorang diri.

INTUITIVE - cenderung lebih abstrak. Mereka fokus pada gambaran besar daripada detail, dan kemungkinan masa depan daripada realitas yang ada.

FEELING - Cenderung lebih menilai berdasarkan kriteria pribadi daripada kriteria objektif. Ketika membuat keputusan, Mirae lebih menggunakan perasaan dibandingkan sesuai dengan logika.

PERCEPTION - Cenderung menahan pendapat dan menunda keputusan, lebih memilih untuk “menjaga pilihan mereka tetap terbuka” sehingga dapat berubah sesuai kondisi.

. . . traits detail (open self)

ㅤㅤㅤㅤEUN BO-REUM bukanlah personifikasi si dewi bulan. Gadis itu tak hidup sesuai dengan doa Ayah yang terselip di dalam nama Bo-Reum sendiri.

ㅤㅤㅤㅤNamun, bukankah tiap orang memiliki penafsiran berbeda terkait sang candra yang menjadi pemeran utama di malam hari?

ㅤㅤㅤㅤBulan yang dingin.
ㅤㅤㅤㅤBulan yang penyendiri.
ㅤㅤㅤㅤDan bulan yang menguasai kegelapan.

ㅤㅤㅤㅤDalam sehari-hari, kalimat yang keluar dari bibir gadis itu bisa dihitung dengan sepuluh jari tangan. Ia tidak suka berbincang, bahkan tak suka juga jika ada orang yang mengajaknya berbicara. Sekecil apapun suara yang ia dengar adalah sesuatu yang mengganggu--ia menyukai kesunyian.

ㅤㅤㅤㅤMendukung karakteristik tak suka berbicaranya, bisa dipastikan bahwa si tunggal Eun bukanlah tipikal gadis yang senang bergaul. Sebisa mungkin ia membangun tembok saat seseorang mendekatinya. Tentu saja ada alasan di balik itu semua yakni: Manusia diciptakan untuk saling menghancurkan, untuk itu aku tidak berteman dengan manusia.

ㅤㅤㅤㅤGadis itu tak segan mengeluarkan kata-kata pedas untuk membuat orang menjauhi dirinya. Ia pun tak pernah menyesali sikapnya tersebut.

ㅤㅤㅤㅤBetul, ia memiliki keraguan terhadap manusia (bahkan terhadap dirinya sendiri, terkadang) karena pengalaman kurang mengenakan yang sempat ia lalui. Tidak hanya sekali atau dua kali, tetapi makhluk dengan julukan manusia sudah terlalu sering membawa Bo-Reum ke titik terendahnya.

ㅤㅤㅤㅤNamun dibalik kerasnya karakteristik yang ditunjukkan nona Eun, ia masih memiliki hati nurani. Tidak berteman bukan berarti tidak membantu. Ia tidak suka melihat seseorang mengalami kehancuran karena ia pernah mengalami hal tersebut. Tapi, harap dicatat kembali; membantu bukan berarti mengajak berteman.

ㅤㅤㅤ. . . traits detail (hidden self)

ㅤㅤㅤㅤMESKI ia menyukai kesunyian, tak jarang Eun Bo-Reum merasa kesepian kala telinganya tak menangkap suara apapun. Apa yang ia tunjukkan kepada orang-orang dan bagaimana orang menilainya adalah sesuatu yang ia bentuk dan ciptakan dengan sengaja.

ㅤㅤㅤㅤSaat tengah merasa kesepian, faktanya gadis itu akan mencari keramaian. Lagi pula manusia tidak dapat hidup sendiri, begitu juga dengan Eun Bo-Reum. Satu teman sudah lebih dari cukup baginya dan satu teman yang berisik dapat menghilangkan kesepiannya adalah Han Bitna. Biarpun terkadang ia menolak kehadiran kawannya itu, ada masanya di mana Bo-Reum yang lebih dulu mencari nona Han.

ㅤㅤㅤㅤMengandalkan perasaan untuk mengambil keputusan sehingga terkadang tidak berpikir logis. Segala keputusan yang menyangkut diri akan Bo-Reum ambil berdasarkan bagaimana perasaannya bekerja. Lantaran memiliki masa lalu yang pahit, ia memeliki kecenderungan menaruh dirinya pada posisi yang sulit dengan pemikiran dapat mengubah posisi tersebut menjadi lebih baik. Inilah yang menjadikan Bo-Reum bodoh ketika bersama Younggeom.

ㅤㅤㅤㅤSelain itu, meski si gadis Eun terlihat cuek, serampangan, dan kasar, ia adalah sosok yang perhatian mengenai pelajaran di Sekolah. Tidak banyak yang tahu, tetapi Bo-Reum memiliki cita-cita untuk menjadi seorang dokter hewan. Hewan lebih baik daripada manusia.

ㅤㅤㅤㅤBo-Reum sudah terbiasa untuk menjadi kuat seorang diri. Meskipun ia menyadari bahwa ia membutuhkan bahu untuk bersandar, tetapi ia enggan melakukan hal tersebut agar dirinya tak terlihat lemah.

. . . notes

open self adalah bagaimana orang-orang melihat Eun Bo-Reum.hidden self adalah sifat yang disembunyikan Eun Bo-Reum. Hanya orang-orang terpilih yang mengetahui bagaimana sifat ini/

back



ㅤㅤㅤ. . . hwangbo householdㅤㅤ

Eun Minhyeok
biological father - "Appa"
ALIVE

Bae Wonseok
step father - "Abeoji"
ALIVE

Park Seongjin
step father - "Abeonim"
ALIVE

Kang Ahreum
biological mother - "Eomma"
ALIVE

Bae Seohee
step older sister - "Eonnie"
ALIVE

space
space
space


ㅤㅤㅤ. . . otherㅤㅤ

Han Bitna
best friend

Hwan Younggeom
boyfriend

back


⠀ ⠀⠀⠀Dia,
⠀ ⠀⠀⠀⠀yang lahir kala sang dewi
⠀ ⠀⠀⠀⠀ ⠀lunar membumbung tinggi.

⠀ ⠀⠀ ⠀⠀⠀Dia,
⠀ ⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀yang diharapkan 'tuk menjadi penerang
⠀⠀ ⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀kala legam malam menghampiri.

⠀ ⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀Dia,
⠀ ⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀ yang berakhir menjadi kelam,
⠀ ⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀tak menghidupi asma yang diberi.

⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀ I. NEW MOON.
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀ KELAHIRAN anak pertama Eun Minhyeok dan Kang Ahreum bukanlah sesuatu yang spesial sehingga harus dirayakan dengan bahagia. Malah-malah, pasca kelahiran buah hati pertama, pasangan suami istri itu hendak buru-buru pulang agar tagihan rumah sakit mereka tidak membengkak.

⠀⠀⠀ Eun Bo-Reum, nama yang pasangan itu pilih saat menyadari sang istri tengah mengandung. Terselip doa pada asma anak mereka, di mana harapannya putri kecil itu dapat menjadi terang di kala gelap. Namun, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh keluarga kecil ini karena sebuah bencana yang datang tiba-tiba.

⠀⠀⠀ Utang keluarga Eun mencapai lima ratus juta won satu minggu menjelang kelahiran Bo-Reum. Bahkan menjual ginjal pun tidak akan cukup untuk membayar tagihan dengan bunga yang tidak masuk akal tersebut. Mari ucapkan terima kasih kepada Eun Jitaek--ayah Eun Minhyeok, kakek Eun Boreum--yang hobi berjudi sehingga kehidupan putra sulungnya menjadi taruhan.

⠀⠀⠀ Setiap tahun berganti, maka nominal yang harus dibayarkan oeh Minhyeok kian bertambah. Hidup dengan berpindah-pindah tidak bisa menjadi solusi. Bahkan di usianya yang terbilang seumur biji jagung, Boreum sudah menjadi saksi bagaimana para lintah darat memasuki rumah mereka secara paksa. Umpatan kasar, gertakan, bahkan luka fisik diterima oleh Minhyeok.

⠀⠀⠀ Dengan utang sebanyak itu, Minhyeok dan Ahreum mengerahkan semua yang mereka bisa. Keduanya bekerja keras membanting tulang. Boreum pun tidak pernah menuntut apapun dari Ayah maupun Ibu. Gadis kecil itu hanya membutuhkan bacaan dongeng dengan tambahan pesan moral di tiap malam sebelum tidur.

⠀⠀⠀ Lihat, bocah kecil yang sudah menyicipi kejamnya dunia masih mendengar dongeng berakhir bahagia dengan matanya yang berbinar. Tidak tahukah anak itu bahwa tidak ada hal semacam akhir bahagia di dunia ini?
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀ II. CRESCENT.
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀ TIDAK ada hal yang dapat dimengerti dengan mudah oleh si kecil Eun Boreum. Bagaimana Ibu meninggalkan rumah selama tujuh hari, bagaimana kuantitas kedatangan lintah darat itu bertambah setiap hari, dan bagaimana tak ada dongeng lagi di penghujung hari.

⠀⠀⠀ Apa pada akhirnya Boreum mengerti kalau di dunia ini tidak ada akhir bahagia? Ya.

⠀⠀⠀ Usianya delapan tahun saat itu. Terbilang kecil, tetapi ia sudah dapat mengerti bahwa kebahagiaan adalah sesuatu yang fana--tidak nyata. Dan jikalau kebahagiaan itu memang ada, ihwal tersebut bukanlah sesuatu yang bisa ia dapatkan secara cuma-cuma.

⠀⠀⠀ Pada akhirnya Ahreum berpisah dengan Minhyeok. Wanita itu turut membawa anak semata wayangnya ke rumah baru, rumah di mana semuanya terasa lebih nyaman.

⠀⠀⠀ Ranjang yang ia gunakan lebih empuk.
⠀⠀⠀ Makanan yang disediakan lebih banyak.
⠀⠀⠀ Baju yang bisa ia kenakan lebih cantik.

⠀⠀⠀ Tapi ... dimana Ayah?

⠀⠀⠀ Bae Wonseok. Seorang pria yang tiba-tiba saja muncul dan seketika sosok Ayah dalam hidup Boreum berubah dalam satu malam.

⠀⠀⠀ Ahreum menikah lagi. Alasan wanita itu kerap kali tidak pulang adalah karena telah bertemu dengan Wonseok, sosok yang diharap dapat mendukung buah hatinya untuk bersinar. Biar bagaimana pun, masih ada harapan dalam diri Ahreum untuk membuat putrinya dapat menikmati hidup secara layak.

⠀⠀⠀ Nahas, kehidupan bak ratu yang Ahreum impikan saat mengikat janji dengan Wonseok hanya angan belaka. Senyum manis berubah menjadi bengis, belai sayang berubah menjadi tamparan kencang.

⠀⠀⠀ Untuk mendapatkan kehidupan layak, Ahreum harus merelakan kebahagiaannya. Satu memar di ulu hati untuk sebuah tas kulit, satu cakaran di lengan untuk sebotol wine impor, dan satu jahitan di kening untuk sebuah gawai keluaran terbaru.

⠀⠀⠀ Bagaimana Ahreum diperlakukan layaknya binatang juga berlaku kepada Bo-Reum yang masih terduduk di sekolah dasar. Ia memiliki kakak perempuan angkat, yang memperlakukannya sebagai pembantu.

⠀⠀⠀ Mengambilkan tas, buku, baju, dan lain-lainnya semua Bo-Reum lakukan agar bisa tidur dengan nyaman di kamar. Kalau tidak, sofalah yang menjadi tempat peristirahatan malam anak itu.

⠀⠀⠀ Tidak ada yang bersikap sebagai manusia di tempat ini. Atau memang pada dasarnya beginilah sifat manusia?
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀ III. HALF MOON.
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀PERNIKAHAN Ahreum dan Wonseok tentu tidak bertahan lama. Mungkin kalau wanita itu tidak mengetahui memar yang ada pada perut Bo-Reum, mereka akan bertahan.

⠀⠀⠀Wanita itu rela menerima perlakuan tidak layak dari suaminya demi kebahagiaan putri semata wayangnya. Maka ketika mendapati bahwa Bo-Reum mendapatkan perlakuan serupa, ia tak ragu untuk meninggalkan rumah tersebut.

⠀⠀⠀Bagaimana hal yang Bo-Reum alami selama hidup bersama keluarga Bae membawa pengaruh besar dalam perkembangan diri si gadis. Ia kehilangan kepercayaan terhadap manusia di muka bumi.

⠀⠀⠀Ahreum bekerja sebagai tukang pencuci piring di salah satu rumah makan demi menghidupi anaknya. Si tunggal Eun tidak pernah sekalipun merasa terbebani dengan hal tersebut asalkan mereka bisa hidup dengan tenang. Kau tahu, semangkuk nasi saja sudah cukup untuk mengenyangkan sepanjang hari! Bo-Reum tidak butuh makanan mewah!

⠀⠀⠀Tapi tidak dengan sang Ibu. Wanita berusia 40 tahun itu enggan membuat tangannya kasar menggosok panci dan piring-piring kotor. Ahreum menginginkan kehidupan yang layak dan menjadikan Bo-Reum sebagai bahan untuk mengemisnya.

⠀⠀⠀Kehidupan semasa SMP milik gadis Eun diwarnai dengan Ibu yang pulang subuh dengan riasan wajah tak wajar. Semua hal tersebut membuatnya benar-benar muak. Bo-Reum tak mengerti bagaimana bisa Ibunya melakukan hal tidak etis tersebut hanya demi tas mahal. Lagi, Ibu adalah manusia dan tidak seharusnya Bo-Reum menaruh ekspektasi.

⠀⠀⠀Untuk tidak memikirkan hal tersebut, gadis berusia 15 tahun itu menyibukan diri dengan belajar di ruang belajar rental. Bahkan, tak jarang gadis itu memilih untuk tidak pulang dan tertidur di meja belajarnya. Paling tidak dengan begitu ia tak harus melihat Ibunya pulang dengan tidak wajar.

⠀⠀⠀Setidaknya dengan begitu ia bisa mendapatkan hal positif di sekolah, mendapat beasiswa atau semacamnya agar Ibu bisa membeli jaket bulu. Ini sarkas.

⠀⠀⠀Hanya seperti itu kehidupan yang Bo-Reum jalani hingga akhirnya sang Ibu kembali menikah. Oh, Tuhan. Lebih baik kau berhenti menciptakan manusia.
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀ IV. GIBBOUS.
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀SUAMI baru Ahreum lebih cocok ia sebut sebagai Kakek, percayalah. Rambutnya putih, kulit wajahnya keriput, bahkan lengannya bergelambir. Namun dibalik semua itu, Park Seongjin--nama Ayah baru Bo-Reum--, adalah saudagar kaya.

⠀⠀⠀Wanita itu benar-benar mendapatkan apa yang ia inginkan dan Bo-Reum membenci hal tersebut. Apa benar darah wanita yang tak memiliki harga diri ini mengalir dalam tubuhnya? Jika bisa memilih, mungkin ia akan memilih untuk tidak dilahirkan di dunia ini.

⠀⠀⠀Beruntung ia jarang bertemu dengan pria tua itu karena mereka hidup di atap yang berbeda. Hal tersebut dikarenakan Ahreum merupakan istri muda dari pria tua berhidung belang tersebut.

⠀⠀⠀Hubungannya dengan sang Ibu tidaklah berjalan dengan baik. Berkali-kali dirinya mencoba kabur dan mencari dimana keberadaan Minhyeok agar bisa tinggal bersama dengan sang Ayah kandung. Namun, hasilnya nihil.

⠀⠀⠀Tak ada satupun informasi yang bisa Bo-Reum dapatkan terkait pria itu. Seakan-akan pria itu lenyap dari muka bumi.

⠀⠀⠀Alhasil, tidak ada yang bisa gadis kecil itu lakukan. Kehidupan masa sekolah pertama si tunggal Eun diakhiri dengan perayaan sebagai murid terbaik dan dirinya yang melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi--SMA.
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀ V. THE FULL MOON.
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀SEMUA orang adalah pemeran utama dalam hidup. Begitu pula dengan aku, diriku sendiri, Eun Bo-Reum. Namun, pernahkah kau mempertanyakan alasan kehadiran manusia di muka bumi ini? Karena menurutku, lebih baik Kau--Tuhan (jika ada)--berhenti untuk menempatkan kami di dunia ini. Aku yakin neraka akan terasa lebih baik dari ini semua, betul?

⠀⠀⠀Aku, Eun Bo-Reum, si gadis bulan, hanya berharap kehidupanku di sekolah menengah atas akan lebih baik daripada sebelumnya. Ya memang semuanya terasa lebih baik selepas aku menikmati kehidupanku di asrama sekolah. Terkecuali bagian dimana kamar ini diisi dengan dua sampai tiga orang. Aku membenci hal tersebut.

⠀⠀⠀Kelas satu berlalu begitu saja dan tiba-tiba aku sudah terduduk di bangku kelas dua. Sedikit tidak penting untuk mengakui hal ini, tetapi aku cukup senang karena bisa bersama dengan Han Bitna.

⠀⠀⠀Tak lupa juga Younggeom, err, ya pokoknya dia. Meskipun ada masanya dimana kami sedikit mengalami masalah, aku merasa masalah tersebut dapat diselesaikan baik-baik. Benar begitukan? Ya, kiranya begitu kata Younggeom setiap kami memiliki masalah.

⠀⠀⠀Namun, tentu, aku mengingat betul bahwa di dunia ini tidak ada yang diberikan secara cuma-cuma. Termasuk juga kebahagiaan sesaat yang aku rasakan saat ini. Lantas, apa lagi yang kau siapkan untukku sebagai bayarannya, huh?
⠀⠀⠀

back